Inilah Bentuk Uji Kinerja dan Uji pengetahuan PPG Daljab

  • 3 min read
  • Jan 06, 2022

Penentuan kelulusan PPG Daljab sebenarnya didasarkan pada seluruh rangkaian proses PPG yang dijalani mahasiswa. Namun karena banyak yang gagal di tahapan akhir, mereka menganggap Uji Kinerja (Ukin) dan Uji Pengetahuan (UP) adalah penentu kelulusan. Memang seberapa sulit sih Ukin dan UP itu hingga membuat banyak mahasiswa berguguran? Simak penjelasan berikut.

Bentuk Ujian Kinerja

Ukin PPG Daljab ditempuh setelah mahasiswa lulus tahapan pendalaman materi, lokakarya, dan PPL. Bentuk Ukin adalah melaksanakan praktik mengajar untuk kemudian dinilai oleh penguji. Saat pandemi, Ukin dilakukan dengan mendokumentasikan praktik mengajar dalam bentuk video. Durasi video biasanya berkisar antara 10-20 menit sesuai arahan Panitia Nasional. Video dengan durasi pendek tersebut merupakan video editing dari keseluruhan proses pembelajaran meliputi pendahuluan, inti, dan penutup. Pengambilan video pembelajaran saat pandemi dapat dilakukan di sekolah masing-masing.

Ukin PPG Daljab sebenarnya tidak sulit karena sebagian besar persiapannya telah dilakukan saat mahasiswa melaksanakan PPL. Persiapan tersebut mencakup perangkat pembelajaran, media, dan materi yang akan diajarkan. Jadi, pada saat mengambil video Ukin mahasiswa dapat mengatur skenario yang sesuai dengan kondisi sekolah. Hal ini perlu diperhatikan karena, banyak teman-teman guru yang video Ukinnya diambil dalam format pembelajaran luring, tetapi sebagian lainnya diambil dalam format pembelajaran daring.

Perbedaan karakteristik pembelajaran luring dan daring inilah yang harus disikapi oleh mahasiswa dengan baik. Dalam praktiknya, mahasiswa juga diperkenankan untuk meminta bantuan dari teman sejawat atau yang lain dalam mendokumentasikan pembelajaran. Prinsipnya, video pembelajaran yang dikirim untuk dinilai adalah yang terbaik dari yang terbaik. Selagi memiliki kesempatan lakukanlah yang terbaik.

Bentuk Uji Pengetahuan

Berbeda dengan Ukin yang harus melakukan praktik mengajar, UP dilakukan dengan cara mengerjakan sejumlah soal pilihan ganda. Soal tersebut diambil dari materi yang pernah diberikan selama mahasiswa mengikuti PPG. Soal UP biasanya terdiri atas dua materi yaitu pedagogi dan profesional. Soal kompetensi pedagogi berhubungan dengan didatik metodik pembelajaran, sedangkan soal kompetensi profesional berhubungan dengan penguasaan materi pelajaran.

Jumlah soal UP berkisar 100-120 soal yang harus dikerjakan oleh mahasiswa dalam durasi 180 menit. Bentuk soal PPG didesain untuk mengembangkan HOTS mahasiswa. Meskipun demikian tingkat kesulitan soal pun bervariasi ada yang mudah, sedang, dan sukar. Agar bisa lulus dari tahapan UP ini, mahasiswa harus melakukan persiapan secara matang. Jika tidak lulus, mahasiswa harus mengulang pada tahapan ujian selanjutnya. Bisa di tahun yang sama (selama masih dibuka jadwal ujian), bisa juga di tahun berikutnya.

Kisi-Kisi Soal UP dan Ukin

Kisi-kisi soal UP dan Ukin PPG Daljab mengacu pada Capaian Pembelajaran PPG yang ditetapkan secara nasional. Berikut CPL PPG Daljab yang harus dipahami oleh mahasiswa:

  1. Mampu melaksanakan tugas keprofesian sebagai pendidik yang memesona, yang dilandasi sikap cinta tanah air, berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, samapta, disertai dengan jiwa kesepenuhhatian dan kemurahhatian;
  2. Mampu merumuskan indikator capaian pembelajaran berpikir tingkat tinggi yang harus dimiliki peserta didik mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh (kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif) yang berorientasi masa depan (adaptif dan fleksibel);
    Menguasai materi ajar termasuk advance materials secara bermakna yang dapat menjelaskan aspek “apa” (konten), “mengapa” (filosofi), dan “bagaimana” (penerapan) dalam kehidupan sehari-hari;
  3. Mampu merancang pembelajaran dengan menerapkan prinsip memadukan pengetahuan materi ajar, pedagogik, serta teknologi informasi dan komunikasi atau Technological Pedagogical and Content Knowledge dan pendekatan lain yang relevan;
  4. Mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membangun sikap (karakter Indonesia), pengetahuan, dan keterampilan peserta didik dalam memecahkan masalah secara kritis, humanis, inovatif, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif, dengan menggunakan model pembelajaran dan sumber belajar yang didukung hasil penelitian;
  5. Mampu mengevaluasi masukan, proses, dan hasil pembelajaran yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik dengan menerapkan asesmen otentik, serta memanfaatkan hasil evaluasi untuk perbaikan kualitas pembelajaran; dan
  6. Mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan sebagai guru profesional melalui penelitian, refleksi diri, pencarian informasi baru, dan inovasi.

Melihat CPL di atas sebenarnya kita sudah bisa memrediksi bentuk dan karakteristik soal khusunya UP. Setidaknya ada lima poin penting yang bisa kita gali dari CPL di atas yaitu: kompetensi kepribadian guru, merumuskan tujuan pembelajaran, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, evaluasi, dan pengembanagan prefesionalisme berkelanjutan.

Passing Grade Lulus UP dan Ukin

Nilai passing grade agar mahasiswa dinyatakan lulus UP dan Ukin biasanya 70. Namun, batas nilai tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan yang berlaku secara nasional. Nah, dengan passing grade 70 tersebut idealnya kita bisa menyikapi dan juga menyiapkan strategi bagaimana caranya minimal mencapai ambang batas. Syukur jika bisa di atas jauh dari passing grade.

Itulah beberapa informasi mengenai bentuk Ukin dan UP dalam PPG Daljab. Semoga informasi ini bermanfaat bagi rekan-rekan yang sedang, akan, atau belum melaksanakan PPG.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *